Perkuat Dukungan UMKM dan Fashion Halal, Ketua Dekranasda Hadiri D’Modifest Jateng 2026

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BeritaSalatiga.com –  Sore itu, cahaya lampu panggung di atrium The Park Mall Semarang memantul di atas kain-kain wastra yang bergerak anggun. Di tengah riuh pengunjung dan deretan stan UMKM, Ketua DEKRANASDA Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, melangkah memasuki arena pembukaan DEKRANASDA Modest & Iftar Fest (D’Modifest Jateng 2026), Jumat (27/02/2026).

Retno hadir didampingi Kepala Disperinaker Kota Salatiga, Agung Hendratmiko. Di barisan kursi undangan, tampak Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Ketua DEKRANASDA Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin, jajaran OPD Pemprov Jateng, hingga Ketua BAZNAS Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji.

D’Modifest Jateng 2026 resmi dibuka oleh Taj Yasin bersama Nawal Arafah Yasin. Perhelatan ini bukan sekadar festival belanja menjelang berbuka. Ia dirancang sebagai etalase kekuatan ekonomi kreatif berbasis halal, sebuah simpul dari program Gubernur Ahmad Luthfi dan Taj Yasin dalam mendorong Jawa Tengah sebagai provinsi ramah muslim melalui penguatan pariwisata halal.

Berita Lainya  Isu Pajak Naik 66 Persen, Wali Kota Salatiga Minta Penjelasan SAMSAT

Di dalamnya, 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah mengirimkan wakil terbaiknya: bazar kuliner halal, pameran busana muslim, fashion show wastra modest, talkshow keperempuanan, hingga aneka lomba. Pengunjung tak hanya berbelanja, tetapi juga menyaksikan geliat identitas kultural yang dirajut dalam desain dan rasa.

Salah satu momen yang menyita perhatian adalah fashion show inklusif siswa SLB Kota Semarang. Mereka melenggang mengenakan batik hasil karya sendiri—sebuah pernyataan bahwa industri kreatif tak mengenal batas kemampuan, hanya soal kesempatan.

Dalam sambutannya, Nawal Arafah Yasin memaparkan capaian yang ia sebut sebagai modal besar Jawa Tengah. “Jawa Tengah ini, jika berbicara mengenai fashion, tertinggi di Indonesia setelah Jawa Barat. Jumlah UMKM binaan Provinsi Jawa Tengah juga meningkat signifikan, dari 167.391 unit pada 2020 menjadi 198.780 unit pada 2025. Ini menjadi kekuatan besar yang harus terus kita dorong,” ungkapnya.

Berita Lainya  Buah Lolos Sortir Picu Rekaman, Program MBG di Dukuh 05 Dievaluasi Bersama

Angka-angka itu meluncur seperti statistik biasa, tetapi di baliknya tersimpan cerita tentang dapur-dapur kecil yang menyala, ruang jahit yang tak pernah benar-benar sepi, dan mimpi pelaku usaha yang perlahan menemukan pasar.

Nawal juga mengajak para desainer, pelaku UMKM, serta pemerintah kabupaten/kota untuk memperbesar capaian transaksi di ajang nasional seperti Inacraft, serta memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS dan perbankan. Tujuannya jelas: akses pembiayaan dan sertifikasi yang lebih mudah agar UMKM naik kelas, bukan sekadar bertahan.

Kehadiran Retno Robby Hernawan di tengah forum tersebut menjadi penanda bahwa dukungan terhadap UMKM dan fashion halal tak berhenti di level provinsi. Kota-kota penyangga seperti Salatiga turut mengambil peran, menyambungkan kebijakan dengan pelaku usaha di lapangan.

Berita Lainya  Pemkot Salatiga Buka Bazar Ramadan “Kampung Takjil Ledok”, 60 UMKM Ramaikan Swalayan Luwes

D’Modifest Jateng 2026, pada akhirnya, bukan hanya panggung busana. Ia adalah panggung harapan, tentang ekonomi yang inklusif, tentang modest fashion yang kian mapan, dan tentang Jawa Tengah yang sedang menata diri sebagai rumah yang ramah bagi industri halal.(B3)

Berita Terkait

Masih Bingung Buat SIM? Kasat Lantas Polres Salatiga Jelaskan Alur Pelayanan hingga Biaya Resmi
Kasus Dugaan Fraud BRI Salatiga, Manajemen Pastikan Oknum Pekerja Ditindak Tegas
Jalan Licin Usai Hujan Bikin Truk Box Terguling di JLS Salatiga, Dua Orang Terluka
Pelatihan AI Digelar di Polres Salatiga, Bhayangkari Didorong Adaptif di Era Digital
Dandim Salatiga Ajak Wartawan Angkat “Cerita Desa” dari Proyek Jembatan dan Air Bersih
RSUD dr. Soebarkat Didorong Berbenah di Usia ke-43, Bidik Jadi Pilihan Utama Warga
Rombak Pejabat, Wali Kota Salatiga Tekankan Birokrasi Cepat, Inovatif, dan Digital
UMKM dan Seni Tradisi Berpadu, Gebyar PKK Hidupkan Malam Minggu di Salatiga

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:11

Masih Bingung Buat SIM? Kasat Lantas Polres Salatiga Jelaskan Alur Pelayanan hingga Biaya Resmi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:00

Kasus Dugaan Fraud BRI Salatiga, Manajemen Pastikan Oknum Pekerja Ditindak Tegas

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:22

Jalan Licin Usai Hujan Bikin Truk Box Terguling di JLS Salatiga, Dua Orang Terluka

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:49

Pelatihan AI Digelar di Polres Salatiga, Bhayangkari Didorong Adaptif di Era Digital

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:36

Dandim Salatiga Ajak Wartawan Angkat “Cerita Desa” dari Proyek Jembatan dan Air Bersih

Senin, 20 April 2026 - 13:23

Rombak Pejabat, Wali Kota Salatiga Tekankan Birokrasi Cepat, Inovatif, dan Digital

Minggu, 19 April 2026 - 18:47

UMKM dan Seni Tradisi Berpadu, Gebyar PKK Hidupkan Malam Minggu di Salatiga

Kamis, 9 April 2026 - 09:29

Perkuat Pengawasan, Rutan Salatiga Kukuhkan Satgas Patnal Cegah Pelanggaran

Berita Terbaru

error: Content is protected !!