BeritaSalatiga.com – Pelantikan tiga pejabat pimpinan tinggi pratama dimanfaatkan Wali Kota Robby Hernawan untuk mengirim sinyal kuat: birokrasi harus meninggalkan pola lama dan bergerak lebih cepat, inovatif, serta berbasis digital.
Dalam acara di Ruang Kaloka, Gedung Setda Lantai IV, Senin, Robby menekankan bahwa posisi pimpinan tinggi pratama memegang peran kunci dalam menentukan arah kebijakan dan kualitas layanan publik. Karena itu, pejabat yang baru dilantik dituntut tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi mampu menciptakan terobosan.
“Jangan bekerja biasa-biasa saja. Harus berani membuat inovasi, adaptif terhadap digitalisasi, dan memperkuat kolaborasi agar pelayanan publik semakin baik,” kata Robby.
Ia menegaskan, rotasi dan mutasi merupakan bagian dari strategi penataan organisasi berbasis merit untuk menjaga ritme kinerja tetap optimal sekaligus membuka ruang pengembangan karier aparatur.
Tiga pejabat yang dilantik adalah Sri Sarwanti sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Muh Nasiruddin sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah, serta Syahdhani Onang Prastowo sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
Selain dorongan inovasi, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan jabatan. Ia meminta para pejabat bekerja tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pelantikan ini dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, dan camat se-Kota Salatiga.
Di akhir sambutan, Robby mengajak seluruh jajaran untuk bersama-sama membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani demi mendorong terwujudnya visi pembangunan Kota Salatiga.(DIN)






