Kontributor: M Ichsan
BeritaSalatiga.com – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Salatiga mendirikan empat posko mudik Lebaran 2026 yang tersebar di seluruh kecamatan. Posko ini disiapkan untuk menunjang kenyamanan pemudik yang melintasi Kota Salatiga, yang dikenal sebagai salah satu titik singgah perjalanan.
Peresmian posko dilakukan melalui apel di Taman Cerdas Sidorejo, Selasa (17/3/2026), dengan melibatkan unsur organisasi keagamaan, pemerintah daerah, dan kepolisian.
Ketua PCNU Kota Salatiga, Muslikh, menyebut pendirian posko mudik ini sebagai bentuk kepedulian sosial GP Ansor kepada masyarakat, khususnya para pemudik.
“Posko mudik ini adalah bukti bahwa NU, melalui GP Ansor Kota Salatiga, terus hadir di tengah masyarakat sebagai wujud perjuangan dan sikap saling tolong-menolong antar sesama warga bangsa,” kata dia.
Empat posko tersebut berada di Kecamatan Sidorejo, Sidomukti, Argomulyo, dan Tingkir. Lokasi ini dipilih untuk menjangkau arus pemudik di berbagai jalur strategis.
Tak hanya sebagai tempat singgah, posko juga menyediakan beragam fasilitas gratis, mulai dari makanan dan minuman, tambal ban, tempat istirahat, hingga layanan pijat untuk mengurangi kelelahan pemudik.
Perwakilan Wali Kota Salatiga, Sidqon Effendi, mengatakan keberadaan posko sangat relevan karena Salatiga kerap menjadi titik lelah perjalanan pemudik.
“Ini adalah bentuk pelayanan luar biasa yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang membutuhkan tempat singgah yang nyaman,” ujarnya.
Kapolres Salatiga, Ade Paparihi, menambahkan pihaknya juga menyiapkan tiga pos pengamanan dan satu pos terpadu untuk mendukung kelancaran arus mudik.
Menurut dia, pengamanan mudik tahun ini mengedepankan prinsip keselamatan dan pelayanan yang ramah agar pemudik merasa aman selama perjalanan.
“Polres Salatiga sendiri telah menyiapkan tiga pos pengamanan dan satu pos terpadu. Kami berharap seluruh pihak dapat bersinergi di lapangan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Keberadaan posko mudik GP Ansor ini diharapkan dapat memperkuat layanan kemanusiaan selama arus mudik, sekaligus menjadikan Salatiga sebagai kota singgah yang aman dan nyaman bagi para pemudik.






