BeritaSalatiga.com – Bulan suci Ramadan tak menyurutkan langkah anggota Koramil 04/Bringin dalam menuntaskan Program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0714/Salatiga. Di Desa Pucung, Kecamatan Bancak, prajurit TNI tetap tancap gas menyelesaikan betonisasi jalan dan rehabilitasi mushala, Selasa (03/03).
Di bawah terik matahari dan dalam kondisi berpuasa, para anggota TNI bersama warga bahu-membahu mengerjakan pengecoran jalan desa. Akses yang sebelumnya sulit dilalui diharapkan segera berubah mulus, membuka jalur transportasi sekaligus mendongkrak roda perekonomian warga.
Tak hanya jalan, mushala desa pun ikut direhabilitasi. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempercepat perbaikan tempat ibadah agar masyarakat bisa menjalankan salat dengan lebih nyaman.
Danramil 04/Bringin, Kapten Kav Sudarto, menegaskan bahwa ibadah puasa bukan alasan untuk mengendurkan pengabdian kepada masyarakat.
“Puasa bukan menjadi halangan bagi kami untuk tetap bekerja maksimal. Justru ini menjadi motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, Ramadan justru menjadi ruang memperkuat keikhlasan dan kebersamaan antara TNI dan rakyat. Nilai gotong royong yang menjadi ruh TMMD terasa semakin kuat saat prajurit dan warga bekerja dalam satu barisan.
Program TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan. Selain menyasar pembangunan fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kepala Desa Pucung turut mengapresiasi dedikasi para prajurit yang tetap bersemangat di tengah ibadah puasa. Ia berharap betonisasi jalan dan rehabilitasi mushala dapat segera rampung sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan warga.
Dengan semangat kebersamaan yang terus menyala, target penyelesaian TMMD di Desa Pucung optimistis tercapai tepat waktu. Ramadan tahun ini pun menjadi saksi bahwa pengabdian tak mengenal lelah bahkan saat perut menahan lapar sekalipun.(B2)






