BeritaSalatiga.com – Suasana malam Ramadan di Kota Salatiga rupanya masih diwarnai suara bising knalpot brong. Namun kali ini para pengendara tak bisa bebas melintas. Patroli yang digelar Kepolisian Resor Salatiga pada Sabtu (7/3/2026) malam langsung menjaring puluhan motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.
Sedikitnya 49 sepeda motor diamankan petugas. Menariknya, setelah diperiksa, sebagian besar pengendara justru bukan warga Salatiga.
Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengatakan patroli malam digelar untuk mengantisipasi berbagai aktivitas yang kerap muncul selama Ramadan, mulai dari balap liar, knalpot brong hingga perang sarung.
“Baik, malam hari ini kita baru selesai melaksanakan kegiatan patroli rutin yang dilaksanakan oleh Polres Salatiga. Kegiatan ini untuk mengantisipasi aktivitas masyarakat di malam hari khususnya di bulan Ramadan,” kata Ade Papa Rihi.
Menurut dia, petugas telah membagi sejumlah titik pengamanan di wilayah kota. Dari patroli tersebut, puluhan kendaraan yang menggunakan knalpot brong langsung diamankan dan dikenai penindakan.
“Kita berhasil mengamankan sepeda motor knalpot brong, ada sekitar empat puluh sembilan kendaraan yang sudah kita bawa dan saat ini kita lakukan penindakan,” ujarnya.
Yang cukup menarik, lanjut Kapolres, mayoritas pengendara yang terjaring justru datang dari luar kota.
“Rata-rata yang kita lakukan penilangan ini adalah warga atau remaja dari luar Kota Salatiga. Setelah kita cek KTP dan asal usul kendaraannya, semuanya dari luar Kota Salatiga,” jelasnya.
Polisi pun mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba-coba membuat keributan selama Ramadan. Selain knalpot brong dan balap liar, polisi juga mewaspadai aksi perang sarung yang belakangan sering terjadi di sejumlah daerah.
“Untuk itu kami mengimbau masyarakat Kota Salatiga, ayo kita sama-sama jaga Kota Salatiga. Jika ada yang menggunakan knalpot brong atau akan melaksanakan perang sarung, tolong bisa di call ke 110 dan akan kita tindak lanjuti,” pungkasnya.(B2)






