BeritaSalatiga.com – Jalur Penyelamat Darurat (JPD) Gamol kini tak lagi “sendirian”. Satuan Lalu Lintas Polres Salatiga resmi memasang kamera pengawas atau CCTV di lokasi tersebut, Senin (2/3/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas sekaligus menyambut pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.
Pemasangan CCTV dilakukan Unit Kamsel Satlantas Polres Salatiga. Kamera ini dipasang untuk memantau kondisi jalur penyelamat agar tetap steril dari kendaraan yang berhenti sembarangan, parkir liar, hingga pedagang kaki lima yang mangkal di area tersebut.
Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Henry Sulistyanta D.S., S.H., M.M., menegaskan bahwa keberadaan CCTV sangat penting demi menjaga fungsi utama jalur penyelamat.
“Pemasangan CCTV ini bertujuan untuk memantau kondisi jalur penyelamat darurat agar tidak digunakan untuk parkir liar, sekaligus sebagai bukti pendukung apabila terjadi kecelakaan lalu lintas,” jelas AKP Henry Sulistyanta.
Menurutnya, jalur penyelamat darurat memiliki peran vital, terutama bagi kendaraan berat yang mengalami gangguan pengereman saat melintas di jalur menurun. Karena itu, area tersebut harus selalu dalam kondisi siap pakai dan tidak terhalang aktivitas lain.
CCTV dipasang di ujung jalur sebelah kanan, dengan sudut pandang yang mampu memantau seluruh area JPD Gamol. Dengan pengawasan ini, diharapkan tidak ada lagi kendaraan yang memanfaatkan jalur penyelamat untuk kepentingan di luar fungsi keselamatan.
Proses pemasangan dilakukan oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Salatiga IPDA Sidiq Asrofi Arief bersama Kanit Regident IPDA Slamet Widodo, S.H., M.H., serta AIPDA Rizky Tio Rengga.
Kehadiran kamera pengawas ini diharapkan membuat pengendara lebih tertib sekaligus memastikan jalur penyelamat benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya. Terlebih menjelang arus mudik dan balik Lebaran dalam Operasi Ketupat Candi 2026, kelancaran dan keselamatan lalu lintas di Kota Salatiga menjadi perhatian utama.(B2)






